SNI VS JORC pada Perhitunngan sumberdaya Batubara

•Kode JORC menyediakan sistem untuk klasifikasi tonase dan perkiraan nilai menurut keyakinan geologi dan pertimbangan teknis / ekonomi. Kode menggambarkan kriteria yang berlaku untuk pelaporan hasil eksplorasi, Sumberdaya Mineral, Cadangan Bijih, Sumberdaya Batubara dan Cadangan dan mengisi stope termineralisasi, stok, sisa-sisa, pilar, mineralisasi kelas rendah dan tailing. Stephenson (1995) merangkum sejarah perkembangan Kode JORC oleh Bersama Cadangan Bijih Komite, anggota yang terdiri dari Institut Australia Pertambangan dan Metalurgi (AusIMM), Dewan Mineral Australia (MCA) dan Institut Australia Geoscientists (AIG). Komite juga memiliki perwakilan dari Bursa AustraliaExchange (ASX), Lembaga Efek Australia (SIA) dan Konsultan Mineral Industri Asosiasi (MICA).
 
Prinsip-prinsip dari Kode JORC pada Sebuah laporan publik harus disajikan dengan jelas dan jelas (yaitu transparansi), harus mencakup semua informasi cukup diperlukan dan diharapkan (yaitu materialitas) dan harus berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh CP (yaitu kompetensi)
 

Ruang Lingkup SNI

 

Dokumen ini meliputi uraian mengenai metodologi yang dianjurkan untuk diikuti dalam memperkirakan/mengestimasikan jumlah Batubara insitu, Sumberdaya dan Cadangan Batubara ; dan untuk memberikan panduan dalam pelaporan kepada pemerintah dan dokumen dokumen teknis untuk pelaporan publik maupun non publik (internal perusahaan).  Pedoman dibuat bersifat luas dengan harapan agar dapat diaplikasikan untuk berbagai endapan batubara Indonesia yang bervariasi baik dalam peringkat/rank, kualitas, dan lingkungan geologinya. Pedoman ini juga memperkenalkan Estimator Sumberdaya dan Cadangan Batubara yaitu pihak/orang yang bertanggung-jawab atas kelayakan dan kualitas estimasi Cadangan dan Sumberdaya yang disampaikannya

 

Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah :

•SNI dan JORC tidak terlalu banyak perbedaan yang mendasar, hanya saja dalam SNI ada beberapa hal yang tidak dijelaskan secara mendetil seperti apa yang dijelaskan di dalam JORC
•Yang perlu diingat adalah SNI dan JORC merupakan metoda yang digunakan sebagai alat bantu untuk menjaga kualitas dalam kegiatan teknis pengambilan data dan juga pengolahan data yang dalam hal ini berguna untuk menunjang kegiatan penghitungan sumberdaya dan cadangan; yang mana lebih penting daripada hal ini adalah mengenai pelaku atau pelaksana yang melaksanakan kegiatan penghitungan sumberdaya dan cadangan, harus diperhatikan mengenai kapabilitas dan tingkat tanggungjawabnya terhadap hasil daripada penghitungan yang telah dilaksanakannya
About these ads

One thought on “SNI VS JORC pada Perhitunngan sumberdaya Batubara

  1. Pak Dedy, sepertinya ada sedikit “miss” disini, Sebetulnya kurang pas jika JORC dibandingkan dengan SNI. Kode JORC adalah suatu pedoman minimum dalam melaporkan sumberdaya dan cadangan untuk publik, di dalam JORC tidak mengatur teknis pengambilan dan pengolahan data. Untuk masalah teknis pengambilan dan pengolahan data, misalnya batubara, JORC merujuk pada “Australian Coal Guideline 2003″ (pada saat ini).

    Di Indonesia kode JORC sama dengan kode KCMI (Komite Cadangan Mineral Indonesia). Untuk masalah teknis pengambilan dan pengolahan data, KCMI merujuk pada SNI, misalnya untuk batubara merujuk pada SNI 2011.

    Just my 2 cents Pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s