Survey Potensi Daerah Kabupaten Mappi – Provinsi Papua 2011

Pada akhir dari laporan Survey Potensi Daerah Kabupaten Mappi, yang bertujuan untuk mengetahui potensi-potensi unggulan mana yang bisa di kedepankan untuk di kembangkan di kabupaten Mappi dalam rangka meningkatkan pendapatan Asli Daerah , dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Mappi .

 

Kegiatan ini dilaksanakan agar pemerintah daerah dapat merencanakan langkah-langkah selanjutnya guna mengoptimal potensi yang dimiliki kabupaten Mappi , dan dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur utama dan pendukung pemanfaatan ,pengolahan pengusahaan dari komoditas terpilih untuk sebesar-besarnya kemanfaatan daerah Kabupaten Mappi sendiri (Self Sufficient) setelah itu baru berusaha untuk mengekspor komoditas tersebut keluar Kabupaten Mappi.

Dari hasil pengolahan data maka dapat diambil  kesimpulan  bahwa tiap distrik mempunyai potensi daerah yang berasal dari alam yang berbeda., yaitu :

  1. Distrik Bamqi, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
    1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Padi , Karet , Umbi-umbian , Buah-buahan, Sayuran
    2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Sapi , Babi , Unggas , Perikanan darat dan Perikanan Terbuka
    3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Masohi , Pohon Kayu Besi , Pohon Kemendangan
    4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
    5. Distrik Edera, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
      1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Karet , Kakao , Padi, Sayuran
      2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Babi , Perikanan Terbuka, Unggas,Perikanan Darat
      3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Masohi , Pohon Kayu Besi , Gaharu
      4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
      5. Distrik Miyanmur, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
        1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Padi , Umbi-umbian , Karet , Sayuran , Buah-buahan
        2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Laut , Perikanan Terbuka , Unggas Babi
        3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Kayu Besi , Gaharu , Masohi
        4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
        5. Distrik Nambioman Bapai, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
          1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Padi , Karet , Umbi-umbian , Buah-buahan , Sayuran
          2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Laut , Perikanan Terbuka , Sapi, Unggas
          3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Kayu Besi , Gaharu , Masohi
          4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
          5. Distrik Venaha, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
            1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Karet , Umbi-umbian , Palawija , Kelapa Buah-buahan .
            2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Terbuka , Babi, Unggas, Perikanan Darat
            3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Kayu Besi , Gaharu , Kemendangan
            4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat

 

  1. Distrik Yakomi, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
    1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Perkebunan Karet , Umbi-umbian , Pertanian Palawija , Sayuran , Jambu Mete .
    2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Terbuka , Babi, Unggas.
    3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Kayu Besi , Kemendangan, Masohi
    4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
    5. Distrik Passue Bawah, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
      1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Umbi-umbian ,  Sayuran , Buah-buahan,Palawija , Kelapa.
      2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Terbuka , Perikanan Darat, Babi ,  Unggas.
      3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gaharu , Kemendangan, Pohon Kayu Besi , Masohi
      4. Komoditas Pertambangan : Galian Pasir dan Galian Lempung
      5. Distrik Tizain, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
        1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Umbi-umbian ,  , Buah-buahan, Sayuran Jambu mete , Kelapa.
        2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Terbuka ,  Babi ,  Unggas, Perikanan Darat
        3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gaharu , , Pohon Kayu Besi , Kemendangan Masohi
        4. Komoditas Pertambangan : Galian Pasir dan Galian Lempung
        5. Distrik Syaha Me, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
          1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Perkebunan Karet , Perkebunan Kakao , Umbi-umbian , Buah-buahan
          2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Unggas ,  Babi,  Sapi,  , Perikanan Darat
          3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Gambir , Pohon Kayu Besi , Masohi
          4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
          5. Distrik Assue, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
            1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Perkebunan Karet , Sayuran , Padi , buah-buahan, Umbi-umbian
            2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Teruka ,  Babi,  Sapi
            3. Komoditas Hasil Kehutanan : Pohon Kayu Besi , Gaharu ,  Masohi
            4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat
            5. Distrik Haju, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
              1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Perkebunan Karet , Sayuran , Padi , Palawija, Umbi-umbian
              2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  : Perikanan Terbuka , Unggas ,  Babi,  Sapi
              3. Komoditas Hasil Kehutanan : Gaharu ,  Pohon Gambir , Kemendangan ,  Masohi
              4. Komoditas Pertambangan : Tidak teridentifikasikan Potensi Bahan Tambang yang bisa di prioritaskan untuk di kembangkan dalam waktu cepat.
              5. Distrik Obaa, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
                1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Pertanian Padi , Karet ,Umbi-umbian, Palawija , Sayuran
                2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  :  Sapi , Unggas , Perikanan Darat
                3. Komoditas Hasil Kehutanan : Gaharu ,Kayu Besi   , Kemendangan ,Pohon Gambir.
                4. Komoditas Pertambangan : Galian Lempung.
                5. Distrik Citak Mitak, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
                  1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Buah-buahan , Sayuran , Palawija , Perkebunan Karet
                  2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  Perikanan Terbuka , Perikanan Darat , Babi , Unggas
                  3. Komoditas Hasil Kehutanan : Gaharu , , Kemendangan,  Kayu Besi  ,Pohon Masohi.
                  4. Komoditas Pertambangan : Galian Lempung.
                  5. Distrik Kaibar, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
                    1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Sayuran , Umbi-umbian , Buah-buahan , ,Perkebunan Kelapa Palawija
                    2. Komoditas Peternakan dan Perikanan  Perikanan Terbuka , Perikanan Darat , Unggas ,Babi ,
                    3. Komoditas Hasil Kehutanan : Gaharu ,  Kayu Besi ,  Kemendangan,  ,Pohon Masohi.
                    4. Komoditas Pertambangan : Galian Lempung, Galian Pasir , Batubara.
                    5. Distrik Passue, dimana urutan tingkat prioritas pengembangan potensinya adalah sebagai berikut :
                      1. Komoditas Pertanian  dan Perkebunan : Umbi-umbian , Perkebunan Karet , Palawija ,Buah-buahan ,
                      2. Komoditas Peternakan dan Perikanan :  Perikanan Terbuka , Unggas ,Babi , Perikanan Darat .
                      3. Komoditas Hasil Kehutanan : Kemendangan,  Gaharu ,  Kayu Besi, 
                      4. Komoditas Pertambangan : Galian Lempung, Galian Pasir.

 

Selain menentukan jenis-jenis komoditas/potensi daerah Kabupaten Mappi yang bisa di jadikan prioritas pengembangan untuk di tingkatkan kea rah pengelolaan dan pengolahan lebih lanjut dan d harapkan sampai pada tingkat industri, maka hal lain yang dihasilkan dari survey potensi ini juga menghasilkan criteria-keriteria pengembangan potensi tersebut sehingga bisa di kembangkan ke tingkat industrialisasi (walaupun masih pada tingkat industry menggunakan teknologi tepat guna). Prioritas dari criteria-kriteria tersebut jika di urutkan dari yang tertinggi ke terendah adalah sebagai berikut :

  1. Ketersediaan Bahan baku utama (potensi terpilih) baik secara kualitas, maupun ketersediaannya.
  2. Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang mempunyai kemampuan/skill guna mengolah potensi sumber daya alam yang dimiliki.
  3. Kemudahan akses transportasi dari potensi tersebut untuk bisa tersalurkan ke sekitar distrik, keliuar distrik, maupun keluar kabupaten Mappi.
  4. Ketersediaan energy/listrik ataupun jaringan listrik guna mendukung pengusahaan dari potensi daerah tersebut menjadi punya nilai tambah yang lebih.
  5. Ketersediaan lahan guna mendukung peningkatan/pengoptimalan  volume atau pengolahan  potensi sumber daya alam (komoditas pertanian/perikanan/kehutanan/pertambangan).
  6. Ketersediaan sarana air bersih beserta jaringannya terutama untuk mendukung industrialisasi potensi sumber daya alam.
  7. Jaringan Pemasaran, merupakan criteria terakhir tapi bukan diabaikan untuk di kembangkan , karena dewasa ini terutama dalam era globalisasi ini, maka membangun infrastruktur informasi dan telekomunikasi menjadi keharusan juga jika akan membangun dan mengembangkan potensi suatu daerah, supaya potensi daerah tersebut bisa terinformasikan kepada para investor, sehingga perkembangan investasi dapat meningkat dan lapangan kerja terbuka dan pendapatan masyarakat juga meningkat (Market Driven)ImageImageImage

One thought on “Survey Potensi Daerah Kabupaten Mappi – Provinsi Papua 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s